Tak Ada Tabung Gas Meledak Setiap Kejadian Tabung Gas Meledak

JUDULNYA INI KOK GA JELAS?
Yuiii.. aku pun ga paham kenapa bisa ada judul ini. Yahhh,… emang ga ada tabung yang meledak kok.

JIKA ADA YANG TANYA, ADAKAH KASUS TABUNG GAS MELEDAK?
Hmmm,..jawab ga yaaa??? Ga jawab dehh,mang aku ga tau jawabnya,,hahaa
Selama ini mang gak pernah ada kasus tabung gas meledak.

JADI YANG MELEDAK APANYA?
Yang meledak ruangannya sob. Coba liat aja, ruangan pada acak-acakan tapi tabung gas utuh-utuh aja,,hahaa..
Ruangan itu terisi oleh Gas yang bocor, lalu gas bocor tersebut tersulut oleh api, sehingga meledaklah ruangan itu. Dan setelah kejadian meledak ternyata tabung gas-nya masih utuh, paling banter cuma gosong2 karna terbakar. Jadi, di semua kasus yang katanya tabung gas meledak itu ternyata tabung elpiji-nya tak ada satupun yang meledak.

GIMANA CARA MENGATASI GAS BOCOR?
Yang paling sering terjadi adalah klep/karet/o-ring/rubber pada tabung yang tidak rapat. Tandanya adalah saat regulator dipasang, terjadi kebocoran di antara regulator dan tabung dan tercium bau gas. Aku sendiri dikasih banyak klep ini oleh penjual gas tetangga saya, biar kalo klep bocor bisa ganti sendiri. Kalo sebabnya slang atau regulator yg bocor, ya tinggal beli aja yang baru.

YANG PATUT DISALAHKAN?
Wah, bahaya niihhh, sukanya koq pada menyalahkan orang gthoooo… Tapi kalo bener mau menyalahkan ya yang salah media massa

KOK MALAH MEDIA MASSA?
Hahahaha…. aku kan cuma mbahas dari segi bahasanya sob. Jadi tentang bahasa yang salah kaprah ini, jelas sekali yang salah adalah media massa. Karena media massa menyebarkan berita tidak benar tentang tabung gas yang meledak, padahal tak ada satupun tabung gas yang meledak. Ingat, tak ada tabung gas yang meledak. Yang paling benar adalah Ledakan karena Gas. Tapi jika terpaksa, boleh lah memakai istilah “gas meledak”, meskipun sebenarnya gas itu bukan yang meledak, tapi yang menyebabkan rumah/ruangan meledak. Hahahaa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s