APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas)

Apa sihh APILL?
Membahas lalu lintas itu seperti minum air lautan, ga ada habisnya. Nahh..sekarang saya mau membahas yang namanya LAMPU LALU LINTAS. Lampu lalu lintas (menurut UU no. 22/2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan: alat pemberi isyarat lalu lintas atau APILL) adalah lampu yang mengendalikan arus lalu lintas yang terpasang di persimpangan jalan, tempat penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), dan tempat arus lalu lintas lainnya. Lampu ini yang menandakan kapan kendaraan harus berjalan dan berhenti secara bergantian dari berbagai arah. Pengaturan lalu lintas di persimpangan jalan dimaksudkan untuk mengatur pergerakan kendaraan pada masing-masing kelompok pergerakan kendaraan agar dapat bergerak secara bergantian sehingga tidak saling mengganggu antar-arus yang ada. Atau alat yang memberikan prioritas bergantian dalam suatu periode waktu dengan tujuan untuk menghindarkan terjadinya pergerakan yang saling berpotongan melalui titik-titik konflik pada saat bersamaan

Manfaat APILL?

1. Meningkatkan keselamatan LL pada persimpangan
• Mengurangi/menghilangkan konflik
• Mengontrol kecepatan kendaraan
2. Meningkatkan effesiensi pergerakan LL pada persimpangan -> melalui efektivitas pemanfaatan kapasitas persimpangan
3. Pemberian fasilitas bagi penyeberang pejalan kaki
4. Pengaturan distribusi dari kapasitas berbagai arah arus lalu lintas (kendaraan umum, kendaraan pribadi, sepeda motor dan lain-lain).
5. Keberhasilan ditentukan oleh :
a. Berkurangnya penundaan waktu (delay)
b. Angka kecelakaan berkurang

Bagaimana Sistem Pengaturan APILL?
1. Manual, yaitu digerakkan oleh manusia
(Manual Actuated Traffic Light Controller):
a. Full manual : perpindahan nyala lampu secara penuh dilakukan secara manual;
b. Semi manual : Telah mempunyai program tetap, namun penyalaan lampu hijau dapat diatur secara manual oleh petugas;
2. Kontrol dengan waktu tetap (Pre-timed)
Kontrol ini mempunyai pengaturan waktu hijau yang telah ditentukan sebelumnya.
3. Vehicle Actuated
Waktu Hijau SESUAI volume arus lalu lintas yang melalui detector kendaraan untuk memperkecil waktu tunggu, kesulitan koordinasi
4. Semi Vehicle Actuated
Waktu Hijau min. yang tetap untuk semua fase (Fixed time), sesuai dengan keadaan lalu lintas, waktu min. Dapat diperpanjang hingga mencapai waktu maksimum dan dipergunakan pada jalan-jalan yang tidak simetris beban lalu lintasnya
5. Sistem Koordinasi, Gelombang Hijau (Green Waves).
Sistem koordinasi adalah pengabungan beberapa APILL yang berdekatan sehingga kendaraan yang berada dalam sistem tersebut akan selalu mendapat nyala hijau (green waves).
a. Mengabungkan beberapa APILL yang berdiri sendiri (isolated)
b. Kecepatan tertentu dan tetap

6. Sistem Koordinasi, Gelombang Hijau (Green Waves).
Sistem koordinasi adalah pengabungan beberapa APILL yang berdekatan sehingga kendaraan yang berada dalam sistem tersebut akan selalu mendapat nyala hijau (green waves).
c. Mengabungkan beberapa APILL yang berdiri sendiri (isolated)
d. Kecepatan tertentu dan tetap

Bagaimana Cara Menghitung APILL?
1. Arus Jenuh
Tingkat arus maksimum pada suatu kaki persimpangan. Jika lampu pengatur lalu lintas terus menerus menyala hijau
S = 600 we (smp/jam)
we = lebar efektif kaki persimpangan (m)

FAKTOR-FAKTOR KOREKSI ARUS JENUH :
a. Faktor ukuran kota (Cs) ;
b. Faktor gesekan samping (Sf) ;
c. Faktor kelandaian (G) ;
d. Faktor kendaraan parkir (P) ;
e. Faktor kendaraan belok kanan (RT) ;
f. Faktor kendaraan belok kiri (LT)

2. Perbandingan Volume dan Kapasitas
Y = Q / S
Q = volume lalu lintas per jam (smp)
S = kapasitas jalan (smp)

3. Waktu Hilang
Total waktu dimana waktu siklus tidak digunakan secara efektif oleh gerakan kendaraan.
a. Waktu semua merah, ditambah
b. Hilangnya waktu pada permulaan dan akhir periode hijau, diasumsikan selama 2 detik.

4. Penetapan waktu siklus
a. Waktu siklus minimal

 C1min =   L /  1 – IFR  (detik)

b. Waktu siklus optimal
Co =1,5 L + 5 / 1 – IFR (detik)

L = total waktu hilang setiap fase = nl + R
n = jumlah fase
l = waktu hilang tiap fase, diasumsikan 3 detik
R = waktu semua merah
(batasan waktu siklus min=40 detik dan max=130 detik)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s